Home

MENTIMUN: Cegah Gagal Panen, Babinsa Dampingi Petani di Rubaru, Sumenep, Jawa Timur

Sertu Hainur Rahman mengatakan, pengendalian hama harus dilakukan sejak dini dengan metode yang tepat, baik dari sisi dosis maupun waktu penyemprotan pestisida

Pengendalian Hama Tanaman Mentimun (Sumber: infopublik.id)

Sumenep, AGRINEWS – Upaya menjaga produktivitas pertanian dan melindungi pendapatan petani dilakukan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Salah satunya melalui pendampingan pengendalian hama tanaman mentimun oleh Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru, Sertu Hainur Rahman, di Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru.

Pendampingan dilakukan pada lahan mentimun seluas 0,3 hektare yang mulai terdampak serangan hama.

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah penurunan hasil panen yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi petani.

Sertu Hainur Rahman mengatakan, pengendalian hama harus dilakukan sejak dini dengan metode yang tepat, baik dari sisi dosis maupun waktu penyemprotan pestisida.

Pendekatan ini bertujuan memastikan efektivitas pengendalian tanpa merusak tanaman maupun lingkungan sekitar.

“Pengendalian hama tidak bisa ditunda. Jika dilakukan sejak awal dan sesuai prosedur, produktivitas tanaman bisa tetap terjaga dan risiko gagal panen dapat ditekan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlambatan penanganan hama tidak hanya berdampak pada penurunan kualitas hasil panen, tetapi juga meningkatkan biaya perawatan yang harus ditanggung petani.

“Kalau hama dibiarkan, biaya produksi membengkak dan hasil panen bisa turun drastis. Ini langsung berpengaruh pada pendapatan petani,” ungkapnya.

Pendampingan Babinsa di sektor pertanian merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi desa, khususnya bagi warga yang menggantungkan hidup pada komoditas hortikultura seperti mentimun yang memiliki siklus tanam dan panen relatif singkat.

“Dengan pendampingan ini, kami berharap petani mampu mempertahankan kualitas dan kuantitas hasil panen, sehingga usaha tani tetap berkelanjutan dan ekonomi masyarakat desa tetap terjaga,” pungkas Sertu Hainur Rahman.

Langkah pengendalian hama secara dini seperti ini, diharapkan turut mendukung ketahanan pangan lokal serta memperkuat peran pertanian hortikultura sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat Kecamatan Rubaru.

(Sumber: infopublik.id)

Exit mobile version