Home

LABU SIAM: Musim Hujan Jadi Berkah, Warga Desa Bandaran Panen Raya 100 Kilogram Setiap Hari

Musim hujan, membawa dampak positif bagi sektor pertanian di Desa Bandaran, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Setiap harinya, hasil panen labu siam mencapai sekitar 50 hingga 100 kilogram dengan kualitas yang baik dan siap dipasarkan

Pengembangan Tanaman Labu Siam di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Sumber: portalberita.lumajangkab.go.id)

Lumajang, AGRINEWS – Musim hujan, membawa dampak positif bagi sektor pertanian di Desa Bandaran, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Curah hujan dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk mengembangkan tanaman labu siam, yang kini memasuki masa panen raya dengan hasil melimpah.

Tanaman labu siam tumbuh subur di berbagai lahan milik warga, baik di kebun pekarangan maupun lahan pertanian.

Setiap harinya, hasil panen labu siam mencapai sekitar 50 hingga 100 kilogram dengan kualitas yang baik dan siap dipasarkan.

Seorang petani labu siam Desa Bandaran, Masikin mengatakan, komoditas tersebut memberikan kontribusi ekonomi yang cukup signifikan bagi keluarganya.

“Alhamdulillah, dari hasil panen labu siam ini, penghasilan per bulan bisa mencapai sekitar Rp2 juta hingga Rp10 juta, tergantung kondisi panen dan harga di pasaran,” ujarnya.

Hasil panen labu siam dipasarkan ke pasar tradisional serta pengepul sayuran di sekitar desa.

Selain dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga, labu siam menjadi sumber pendapatan tambahan yang membantu meningkatkan perekonomian keluarga petani.

Kepala Desa Bandaran menambahkan, panen labu siam menjadi bukti potensi sektor pertanian desa yang masih sangat prospektif untuk dikembangkan.

Labu siam merupakan tanaman yang relatif mudah dibudidayakan, cocok dengan kondisi musim hujan, serta memiliki permintaan pasar yang stabil.

Pemerintah Desa Bandaran berharap, melalui pengembangan komoditas pertanian seperti labu siam, masyarakat dapat semakin mandiri secara ekonomi serta mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa secara berkelanjutan.

(Sumber: portalberita.lumajangkab.go.id)

Exit mobile version