Wisata  

WISATA Susur Sungai Klawing dan Kebun Pepaya di Purbalingga, Jawa Tengah

Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menawarkan wisata susur sungai. Wisata ini sangat menarik dan bisa menjadi alalternatif baru bagi para pelancong untuk berperahu sambil menikmati indahnya panorama di sekelilingnya.

Wisata Susur Sungai di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Sumber: purbalinggakab.go.id)
banner 120x600

Purbalingga, AGRINEWS – Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menawarkan wisata susur sungai.

Wisata ini sangat menarik dan bisa menjadi alalternatif baru bagi para pelancong untuk berperahu sambil menikmati indahnya panorama di sekelilingnya.

banner 325x300

Dalam wisata ini, pengunjung akan diajak ke kampung nelayan, kebun pepaya, dan menikmati kuliner ikan senggaringan dengan khas kupat landan-nya.

Ikan senggaringan adalah sejenis ikan lele, namun mempunyai patil 3 dan biasanya hidup di sungai.

Apabila digorengm wow….rasanya gurih dan lezat.

Ikan senggaringan ini adalah ikan lokal Sungai Klawing.

Untuk kupat landan, tampaknya seperti kupat biasa, namun dimasak dengan air yang dicampur abu batang padi dan Blungkang (pelepah daun kelapa).

Resapan abu menambah rasa kupat semakin kuat, sehingga bila digigit di lidah, terasa kekhasannya.

Dengan tarif Rp5.000 per orang, pengunjung akan menikmati perjalanan dengan perahu selama 15 menit.

Wisatawan akan transit di perkebunan pepaya untuk memanen pepaya California sendiri.

Pepaya yang matang, bisa langsung dinikmati di kebun sembari bersantai, dan jika mau, pengunjung juga bisa membawa pulang.

Sepanjang perjalanan, pemandu akan menjelaskan tentang sejarah maupun cerita dari tempat-tempat yang dilalui.

Karena itulah, pengunjung bakal mendapatkan dua pengalaman, yakni menikmati susur sungai juga menambah ilmu tentang asal-usul tempat yang dilewati.

Selain paket wisat tersebut, ada juga paket kunjungan ke Congot.

Congot merupakan pertemuan antara Sungai Klawing dan Sungai Serayu.

Ada pula agro wisata pepaya, ngonthel keliling desa dengan sepeda tua, paket seni budaya seperti belajar karawitan, menonton ebeg (kuda lumping), kunjungan ke situs Lingga Yoni, dan ke petilasan Wlandang Japlak.

Karena masih alami dan perlu pengembangan lebih lanjut, wisata susur sungai ini, belum memiliki home stay.

Namun jangan khawatir, karena 10 km dari tempat tersebut atau 15 menit perjalanan, ada penginapan yang layak untuk menginap, yakni di Purbalingga.

Untuk mencapainya sangat mudah, bisa lewat Sokaraja (Kabupaten Banyumas) atau lewat Purbalingga-Kemangkon-Sokaraja.

Yuk, berangkat…

(Sumber: purbalinggakab.go.id)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *