Home
Wisata  

Putat Agrocenter, Gunungkidul, Yogyakarta, Optimalkan Tanah Kelurahan, Jadi Role Model Agrowisata Baru

Putat Agrocenter (Sumber: jogjaprov.go.id)

Gunungkidul, AGRINEWS – Upaya optimalisasi pemanfaatan tanah kelurahan di Daerah Istimewa Yogyakarta, semakin menunjukkan hasil nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Salah satu wujud keberhasilan tersebut, terlihat dari perkembangan kawasan Putat Agrocenter.

Putat Agrocenter terletak di Kelurahan Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Melalui sokongan strategis Bantuan Keuangan Khusus Pertanahan, kawasan ini kini bertransformasi menjadi pusat agrowisata berbasis pelestarian lingkungan yang mandiri.

Program pembangunan Putat Agrocenter, merupakan program pemanfaatan tanah kelurahan agar tidak telantar, melainkan memiliki daya guna ekonomi yang tinggi.

Dengan dukungan penuh Dana Keistimewaan yang disalurkan melalui mekanisme BKK Pertanahan, pihak Kelurahan Putat berhasil menyulap lahan yang mulanya kurang produktif menjadi sebuah kawasan pertanian terpadu dan modern.

Dana Keistimewaan hadir sebagai stimulus utama untuk penyediaan sarana, prasarana, infrastruktur, serta bibit unggul pertanian yang menopang seluruh operasional Putat Agrocenter.

Bantuan Keuangan Khusus Pertanahan merupakan instrumen penganggaran Dana Keistimewaan yang dialokasikan langsung kepada Pemerintah Kelurahan.

Tujuannya, adalah untuk melakukan efektivitas pemanfaatan tanah kelurahan agar berdaya guna secara ekonomi, sosial, dan kultural bagi kesejahteraan warga setempat.

Di Putat Agrocenter, konsep pertanian terpadu menjadi nilai jual utama.

Mulai dari melon hingga berbagai tanaman hortikultura ditata secara apik dengan lansekap yang menawan.

Tak hanya menawarkan keindahan visual, kawasan ini juga dirancang sebagai laboratorium hidup bagi para petani lokal, akademisi, hingga wisatawan yang ingin mempelajari teknik pertanian modern.

Keterlibatan aktif kelompok tani membuktikan bahwa skema BKK Pertanahan berhasil menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap aset publik kalurahan.

Manajemen pengelolaan agrocenter yang dikelola secara kolaboratif bersama Kalurahan Putat memastikan arus keuntungan ekonomi berputar secara berkelanjutan.

Putat Agrocenter bukan sekadar tempat menanam atau destinasi wisata biasa.

Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi kelurahan, di mana tanah kelurahan benar-benar menjelma menjadi penggerak utama kesejahteraan warga, mengurangi angka pengangguran lokal.

(Sumber: jogjaprov.go.id)

Exit mobile version