Bone Bolango, AGRINEWS – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, melakukan kunjungan kerja ke instalasi Balai Pengembangan Budi Daya Ikan Air Tawar di Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango (14/1/2026).
Kunjungan itu merupakan bagian dari evaluasi dan penguatan peran strategis instalasi tersebut, dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan daerah.
Aryanto mengatakan, seluruh perangkat daerah diharapkan mengoptimalkan pemanfaatan aset melalui pendekatan yang kreatif, inovatif, serta berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.
Fokus utama, adalah mendukung strategi jangka panjang DKP untuk mewujudkan swasembada benih ikan dan benur.
Saat ini, pemenuhan kebutuhan benih ikan dan benur udang di Gorontalo baru mencapai 35-40 persen dari total kebutuhan, sehingga ketergantungan pada pasokan dari luar daerah masih tinggi.
Aryanto menyoroti potensi strategis sektor perikanan budi daya sebagai pengungkit kesejahteraan masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan.
Ia memaparkan visi pengembangan, yaitu diarahkan sebagai sentra penyedia benih ikan berkualitas, pusat peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pembudidaya, serta wahana edukasi dan inovasi perikanan budi daya.
Optimalisasi fungsi itu diharapkan mampu menekan biaya produksi, mengurangi ketergantungan pasokan dari luar, dan mendorong peningkatan pendapatan para pembudidaya.
Penguatan peran juga berlandaskan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019.
Dalam aturan tersebut, khususnya pada program pengelolaan perikanan budi daya, penyediaan prasarana budi daya akan lebih efisien jika dilaksanakan Pemerintah Provinsi, terlebih ketika manfaat dan dampaknya bersifat lintas kabupaten/kota.
“Melalui optimalisasi instalasi ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap dapat mewujudkan pengelolaan perikanan budi daya yang terpadu,” imbuh Aryanto.
Upaya itu diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat pembudidaya, meningkatkan nilai tambah ekonomi sektor perikanan, dan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
(Sumber: infopublik.id)
















