Yogyakarta, AGRINEWS – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, menggiatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi, kambing dan domba.
Vaksinasi dilakukan untuk mencegah potensi penularan PMK, karena kasus PMK kembali meningkat di beberapa kabupaten di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Namun sampai kini, belum ada temuan adanya kasus PMK di Kota Yogyakarta.
Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, drh. Imam Abror mengatakan, kegiatan vaksinasi PMK pada sapi, kambing dan domba di peternak untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin, guna mencegah ternak dari penularan PMK.
“Ini coba kita berikan langkah preventif untuk diberikan vaksin PMK supaya sapi-sapi (dari luar) yang kemudian nanti masuk ke Kota Yogyakarta, tidak menulari sapi-sapi dan kambing domba yang ada di Kota Yogyakarta,” ujar drh. Imam saat vaksinasi PMK di kelompok ternak di Bener, Tegalrejo, pada hari Selasa (3/1/2026).
Di tempat ini, vaksinasi PMK menyasar 9 ekor sapi dan 19 ekor domba.
Rencananya, vaksinasi PMK di Kota Yogyakarta dilaksanakan pada 3-5 Februari 2026.
Vaksin yang disiapkan sebanyak 120 dosis dengan sasaran sapi 40 ekor, kambing dan domba 160 ekor.
(Sumber: warta.jogjakota.go.id)
