Home

MELON: Sumringah, Bupati Pimpin Panen Melon di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Kepulauan Seribu

Bupati Kepulauan Seribu, M. Fadjar Churniawan Memanen Melon Golden (Sumber: beritajakarta.id)

Kepulauan Seribu, AGRINEWS – Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Indah Susanti, memimpin panen melon golden dan sejumlah komoditas sayuran hasil pertanian perkotaan (urban farming) di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Dari kegiatan panen tersebut, berhasil dipanen 18 kilogram melon golden serta 10 kilogram sayuran yang terdiri atas pakcoy, pare, dan kangkung.

Bupati Muhammad Fadjar mengapresiasi pengembangan urban farming yang dilakukan di lingkungan RPTRA.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Seribu.

“Rasanya sangat manis. Semoga hasil panen ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar,” ujarnya pada hari Selasa (11/8/2026).

Fadjar mengatakan, kegiatan urban farming di lingkungan RPTRA dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, kegiatan tersebut juga dinilai dapat meningkatkan partisipasi warga dalam mengelola lingkungan.

“Kami akan terus memberikan pembinaan kepada kelompok tani (Poktan) melalui Sudin KPKP, TP PKK, serta melibatkan para praktisi yang telah berpengalaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Indah Susanti mengapresiasi hasil urban farming di RPTRA Tanjung Elang Berseri.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dapat dilakukan secara berkesinambungan sehingga hasilnya dapat terus dinikmati masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil panennya sangat baik dan melonnya berkualitas. Semoga kegiatan ini terus dikembangkan sehingga hasilnya bisa dinikmati dan memberikan manfaat lebih luas bagi warga,” imbuhnya.

Indah mengatakan, keberadaan kebun di lingkungan RPTRA tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi pangan, tetapi juga menjadi media edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk menghasilkan pangan secara mandiri.

“Saya ingin masing-masing wilayah, baik di tingkat RW maupun kelurahan, dapat menduplikasi konsep ini. Sehingga, kemandirian pangan di Kepulauan Seribu dapat terwujud dan lingkungan menjadi lebih hijau serta asri,” pungkasnya.

(Sumber: beritajakarta.id)

Exit mobile version