Home

IKAN NILA: Poktan Swara Hijau Farm Jakarta Timur Kembangkan Budi Daya Ikan Nila

Ketua Poktan Swara Hijau Farm, Endang Mintarja menyatakan, budi daya ikan nila ini dilakukan sebagai bentuk pengembangan usaha

Budi Daya Ikan Nila di Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur (Sumber: beritajakarta.id)

Jakarta, AGRINEWS – Kelompok Tani (Poktan) Swara Hijau Farm di Kampung Sumur RT 10/07 Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengembangkan budi daya ikan nila.

Budi daya ikan nila dilakukan dengan sistem Recirculating Aquaculture System (RAS).

Ketua Poktan Swara Hijau Farm, Endang Mintarja menyatakan, budi daya ikan nila ini dilakukan sebagai bentuk pengembangan usaha.

Sebelumnya, mereka aktif mengembangkan pertanian perkotaan jenis sayur mayur, buah-buahan, budi daya magot dan peternakan ayam.

“Sebagai bentuk pengembangan usaha, kami mencoba budi daya ikan nila monosex. Anggota kami yang aktif ada 30 orang yang bekerja sebagai pemulung,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurut Endang, pihaknya memilih budi daya ikan nila karena daya tahanya lebih baik dibanding ikan lain, serta nilai jualnya relatif tinggi.

Untuk budi daya ikan nila, Endang mengaku, memanfaatkan sembilan kolam yang dibuat dari bahan fiber.

Dalam kolam itu total ditebar 2.000 ekor benih ikan nila sejak bulan Desember 2025 lalu.

“Diperkirakan, panen Februari nanti bisa menghasilkan sekitar 200 kilogram ikan nila,” ungkapnya.

Endang menambahkan, harga satu kilogram ikan nila di pasaran saat ini sekitar Rp40 ribu.

“Hasil penjualan nanti untuk mensejahterakan anggota,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto, sangat mendukung pengembangan yang dilakukan Poktan Swara Hijau Farm ini.

Taufik mengaku akan memberikan dukungan dengan memfasilitasi bantuan berupa kolam bioflok.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pembinaan dengan memberikan pelatihan olahan ikan pascapanen kepada mereka.

“Kami berharap dukungan ini bisa meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan mereka,” pungkasnya.

(Sumber: beritajakarta.id)

Exit mobile version