ALSINTAN: Tiba, Bantuan untuk Sektor Pertanian di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah

“Bantuan ini tentunya sangat membantu para petani. Kami berharap, hasil panen semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan,” pungkas Bupati Dyah.

Bantuan Optimalisasi Pompa di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Sumber: jatengprov.go.id)
banner 120x600

Kendal, AGRINEWS – Kementerian Pertanian RI menyerahkan bantuan, berupa tiga unit traktor roda empat, tujuh unit traktor roda dua, serta 17 unit pompa air di Kecamatan Weleri (30/7/2026).

Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalisasi sistem irigasi pada ratusan hektare lahan tadah hujan, guna menjaga produksi pangan nasional di tengah ancaman fenomena El Nino.

banner 325x300

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah menyatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan optimalisasi pompa di Kabupaten Kendal telah berfungsi dengan baik.

Menurutnya, sekitar 200 hektare lahan sawah di Kendal selama ini mengalami kendala ketersediaan air, karena hanya mengandalkan tadah hujan.

Namun, melalui bantuan irigasi perpipaan, irigasi perpompaan, dan pipanisasi dari Direktorat Jenderal PSP, seluruh sarana tersebut kini telah beroperasi.

Menurut Andi, lahan seluas sekitar 60 hektare di Desa Sidomukti sebelumnya hanya dapat ditanami satu kali dalam setahun, karena bergantung pada curah hujan.

Padahal, tidak jauh dari lokasi terdapat aliran sungai yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Dengan pemasangan pompa dan sistem irigasi perpipaan, air dari sungai kini dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian. Sebagian dialirkan secara gravitasi dan sebagian menggunakan pompa, sehingga distribusi air ke sawah menjadi lebih optimal,” ujarnya.

Ia meminta Pemkab Kendal untuk terus mengidentifikasi wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
Menurutnya, meskipun Indonesia tengah menghadapi fenomena El Nino, ketersediaan sumber air di Kendal maupun Jawa Tengah masih cukup baik, sehingga dapat dimanfaatkan melalui sungai, waduk, maupun sumur dangkal.

“Kami akan terus mendistribusikan pompa air, agar lahan pertanian tetap bisa ditanami. Ini merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden untuk menjaga produksi pangan nasional,” ungkap Andi.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan terima kasih, atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Kabupaten Kendal.

Menurut bupati, lahan pertanian di Desa Sidomukti selama ini hanya mengandalkan sistem tadah hujan.

Dengan adanya bantuan pompa air dan pembangunan jaringan irigasi, para petani kini memiliki kepastian ketersediaan air, sehingga diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman maupun hasil panen.

“Bantuan ini tentunya sangat membantu para petani. Kami berharap, hasil panen semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan,” pungkas Bupati Dyah.

(Sumber: jatengprov.go.id)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha