Maros, AGRINEWS – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menggelar Panen Raya dan Peluncuran Penyerapan Gabah di Kelurahan Toroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan(6/2/2026).
Panen raya ini menjadi panen perdana nasional pada tahun 2026, sekaligus simbol dimulainya program penyerapan 4 juta ton beras sepanjang tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga gabah petani melalui optimalisasi penyerapan hasil panen.
Menko Pangan menyatakan, bahwa produksi pangan nasional terus menunjukkan tren positif.
Pada tahun 2025, Indonesia mencatat surplus sekitar 1,5 juta ton gabah setara beras.
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan surplus hingga mencapai 4 juta ton.
“Tahun ini kita targetkan naik menjadi 4 juta ton. Jika tercapai, insyaallah kita tidak hanya tidak impor, tetapi juga bisa ekspor beras,” ujar Zulhas – sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, serapan gabah yang optimal menjadi kunci menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.
Zulhas juga mengapresiasi peran TNI dalam mendukung stabilitas harga gabah di tingkat petani.
Melalui program ini, pemerintah optimistis target serapan 4 juta ton dapat tercapai guna mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan nasional.
(Sumber: infopublik.id)
















