DAGING AYAM: Kebutuhan Daging Ayam di Palangka Raya, Kalteng Masih Kurang 3 ribu Ekor Per Hari

Saat ini, produksi ayam dari Palangka Raya baru 27 ribu ekor per hari, sehingga masih terjadi kekurangan pasokan di pasar tradisional

Ilustrasi: Budi Daya Ayam Pedaging (Sumber: infopublik.id)
banner 120x600

Palangka Raya, AGRINEWS – Kebutuhan daging ayam di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang mencapai 30 ribu ekor per hari, belum mampu dipenuhi peternak lokal.

Saat ini, produksi ayam dari Palangka Raya baru 27 ribu ekor per hari, sehingga masih terjadi kekurangan pasokan di pasar tradisional.

banner 325x300

Ketimpangan pasokan tersebut seringkali memicu lonjakan harga daging ayam hingga Rp45 ribu per kilogram.

Kondisi ini, dirasakan masyarakat ketika permintaan meningkat, sementara stok ayam di tingkat pedagang terbatas.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Tengah, Andi Bustan mengatakan, persoalan utama bukan hanya pada jumlah produksi, tetapi juga pengelolaan waktu panen.

“Pengaturan masuknya bibit ayam ke kandang harus diperhatikan agar panen tidak bersamaan dan produksi lebih stabil,” ujarnya (16/1/2026).

Menurut Andi, koordinasi antarwilayah juga menjadi kunci menjaga keseimbangan pasokan.

Ia mengatakan, kerja sama antara Pinsar Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan perlu diatur melalui pembagian kuota yang jelas.

“Peternak lokal harus tetap menjadi pemasok utama, bukan justru tersisih oleh pasokan dari luar daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti menambahkan, kenaikan harga ayam biasanya bersifat sementara.

“Lonjakan harga umumnya hanya terjadi maksimal tiga hari, terutama menjelang hari besar keagamaan,” imbuhnya.

Menurut Fajar, saat ini sejumlah peternak lokal mulai beralih ke sistem semi modern, khususnya di Kecamatan Rakumpit.

“Kami berharap pengembangan ini dapat meningkatkan produksi ayam lokal secara bertahap agar kebutuhan harian masyarakat Palangka Raya bisa terpenuhi,” pungkasnya.

(Sumber: infopublik.id)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *