Wonogiri, AGRINEWS – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menyerahkan berbagai bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di 12 kecamatan.
Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Sarasehan Bersama Bupati Wonogiri di Balai Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo (7/11/2025).
Bantuan yang diberikan, meliputi cultivator, hand tractor, pembangunan jalan produksi, serta Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO).
Bupati Setyo Sukarno menyatakan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Bantuan ini bukan untuk ketua kelompok saja, tetapi untuk seluruh anggota kelompok tani. Pemerintah hadir di tengah masyarakat agar tidak ada kekurangan pangan. Pertemuan dan kelompok tani harus aktif membahas kebutuhan bersama,” ujarnya.
Bupati menambahkan, pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan menghadapi tantangan berupa pemangkasan anggaran sebesar Rp236 miliar.
Meski demikian, ia memastikan pengelolaan APBD akan tetap dilakukan secara transparan dan dapat diakses publik.
Bupati juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.
Menurutnya, program tersebut berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kemitraan antara petani dan penyedia bahan pangan.
“Program Makan Bergizi Gratis ini berpotensi besar menciptakan kerja sama antara petani dengan SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi), sehingga hasil pertanian daerah bisa terserap dengan baik,” ungkapnya.
Bupati Setyo juga mengingatkan, ada target pembangunan sektor pertanian lainnya, yaitu pembuatan 1.000 sumur pantek selama masa pemerintahannya.
Langkah ini ditujukan untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian di seluruh wilayah Wonogiri.
(Sumber: jatengprov.go.id)
















